
YOGYAKARTA – SMP Negeri 3 Ngaglik menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung transformasi mutu pendidikan dengan berpartisipasi aktif pada Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026. Bersama dengan jajaran tim Kapenewon Ngaglik, delegasi sekolah menghadiri gelaran akbar yang berlangsung selama dua hari, 1–2 Juli 2026, bertempat di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kabupaten Sleman.
Kehadiran SMP Negeri 3 Ngaglik yang bersinergi dengan tim Kapenewon Ngaglik menjadi bukti kesiapan pihak sekolah dalam mengadopsi sekaligus berkontribusi pada pemikiran-pemikiran transformatif. Dalam berbagai sesi diskusi panel dan lokakarya, delegasi Ngaglik aktif berbagi pandangan mengenai penguatan karakter siswa serta pemanfaatan teknologi digital berbasis kearifan lokal.
Kepala SMP Negeri 3 Ngaglik Kristina Eniwati, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa partisipasi dalam KPI 2026 ini bukan sekadar menghadiri undangan, melainkan momentum penting untuk menyelaraskan arah pendidikan sekolah dengan visi besar Kabupaten Sleman.
“Melalui Konferensi Pendidikan Indonesia 2026, kita diingatkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kolektif. Sinergi kami dengan Kapenewon Ngaglik di konferensi ini diharapkan mampu membawa pulang strategi segar untuk membangun ekosistem belajar yang lebih inklusif, adaptif, dan berkarakter di sekolah,” ujarnya di sela-sela acara.
Selama dua hari penyelenggaraan, konferensi ini membedah berbagai isu strategis, mulai dari pemerataan akses pendidikan, kurikulum masa depan, hingga penguatan jejaring kemitraan antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah. Dengan keikutsertaan ini, SMP Negeri 3 Ngaglik bersama tim Kapenewon Ngaglik siap mengimplementasikan hasil rekomendasi konferensi demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang unggul, guna mencetak generasi muda Sleman yang berdaya saing global namun tetap mengakar pada nilai-nilai lokal. Penulis : Heru Priyono, S.Pd. Waka Humas SMP Negeri 3 Ngaglik.
