
SLEMAN – Guna membangun pemahaman yang selaras demi kemajuan kualitas pendidikan, SMP Negeri 3 Ngaglik menggelar pertemuan silaturahmi antara pihak sekolah, Pengurus Komite, dan Pengurus Paguyuban Orang Tua (POT) pada kamis, 11 Juni 2026. Pertemuan strategis ini membahas berbagai agenda penting mulai dari inovasi sekolah hingga persiapan menyambut tahun ajaran baru di ruang Rapat SMP Negeri 3 Ngaglik.
Kepala SMP Negeri 3 Ngaglik Kristina Eniwati, S.Pd., M.Pd. membuka pertemuan dengan agenda perkenalan resmi, yang dilanjutkan dengan paparan mengenai Inovasi Tahun Ajaran (TA) Sekolah serta berbagai program untuk kemajuan sekolah ke depan. Selain itu, pihak sekolah juga mengharapkan dukungan penuh dari Komite dan POT dalam menyukseskan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), sekaligus mengharapkan sejumlah program sekolah yang belum terakomodasi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat di danai oleh Komite.
Menanggapi paparan dari pihak sekolah, Ketua Komite SMPN 3 Ngaglik menyatakan kesiapan pihak komite untuk mendukung penuh jalannya SPMB. Terkait pemenuhan kebutuhan siswa baru, Ketua Komite memberikan ketegasan mengenai pengelolaan seragam sekolah.
“Untuk seragam terima jadi atau bahan, akan dikelola langsung oleh pihak Komite dengan catatan harus tetap berjalan sesuai dengan regulasi dan aturan yang berlaku,” tegas Ketua Komite.
Di sisi lain, perwakilan dari Paguyuban yang disampaikan oleh Bapak Nuryanto memberikan catatan penting mengenai regulasi pengadaan atribut siswa. Beliau menekankan perlunya aturan yang pakem dan transparan.
“Untuk seragam nasional biru-putih, orang tua dibebaskan jika ingin membeli sendiri secara mandiri. Namun, untuk seragam khusus (khas sekolah), memang diwajibkan dari sekolah,” ujar Nuryanto.
Menyikapi diskusi tersebut, disepakati sebuah jalan tengah bahwa pengadaan seragam pada prinsipnya diadakan oleh orang tua siswa dan pelaksanaannya wajib didiskusikan secara transparan dengan pihak sekolah. Perwakilan orang tua menyatakan kepercayaan penuh kepada Komite untuk mengawal proses pengadaan seragam ini melalui diskusi matang bersama para orang tua siswa baru nantinya.
Pertemuan ditutup dengan catatan penting yang disampaikan oleh Bapak Agung. Beliau menggarisbawahi bahwa kunci utama keberhasilan seluruh program yang direncanakan ini berada pada aspek koordinasi.
“Ke depan, perlu dijalin komunikasi yang jauh lebih efektif dan intens antara pihak sekolah dengan pengurus komite agar tidak terjadi sumbatan informasi,” pungkas Pak Agung.
Melalui pertemuan silaturahmi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara SMP Negeri 3 Ngaglik, Komite, dan Paguyuban semakin solid, sehingga seluruh program inovasi sekolah yang belum terdanai BOS dapat dicarikan solusi bersama demi kenyamanan belajar siswa. Penulis:Heru Priyono, S.Pd. Waka Humas SMP Negeri 3 Ngaglik
