
SLEMAN – Suasana di halaman sekolah SMP Negeri 3 Ngaglik mendadak berubah menjadi panggung pertunjukan yang indah pada pekan ini. Puluhan siswa kelas IX mengikuti Ujian Praktik Seni Budaya, khususnya cabang Seni Tari, yang berlangsung dengan penuh keseruan dan decak kagum dari para penonton serta tim penguji.
Jauh dari kesan tegang, ujian praktik kali ini justru terasa seperti festival budaya. Para siswa yang terbagi dalam beberapa kelompok unjuk gigi menampilkan berbagai tarian, mulai dari tari tradisional nusantara yang sakral hingga tari kreasi modern yang energik.

Eksplorasi Kostum dan Koreografi
Yang menarik perhatian adalah totalitas para siswa dalam mempersiapkan penampilan mereka. Kostum-kostum berwarna-warni, riasan wajah yang detail, hingga properti pendukung seperti kipas, piring, dan selendang turut menyemarakkan panggung.
Koreografi yang ditampilkan pun sangat variatif. Beberapa kelompok berhasil memukau juri dengan sinkronisasi gerakan yang tajam, sementara kelompok lain mencuri perhatian melalui ekspresi dan penghayatan yang mendalam terhadap musik pengiring.

Respons Guru dan Penguji
Ibu Guru Seni Budaya SMP Negeri 3 Ngaglik Wiwik Sarwo Asih menyatakan bahwa ujian tahun ini melampaui ekspektasi sekolah. Kreativitas siswa dalam memadukan unsur tradisional dengan elemen kontemporer dinilai sangat berani dan segar.
“Saya sangat bangga melihat anak-anak. Mereka tidak hanya sekadar memenuhi nilai ujian, tapi benar-benar menjiwai setiap gerakan. Ada semangat kerja sama dan disiplin yang luar biasa di balik penampilan yang menakjubkan ini,” ungkap salah satu tim penguji.

Membangun Percaya Diri Siswa
Selain untuk penilaian akademik, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah rasa percaya diri dan melestarikan budaya bangsa di kalangan generasi muda. Sorak-sorai dukungan dari rekan-rekan sesama siswa menambah atmosfer keseruan di dalam aula, membuat setiap penari tampil lebih maksimal.
Salah satu siswa peserta ujian mengaku sempat gugup, namun merasa puas setelah berhasil menyelesaikan tarian dengan mulus. “Awalnya tegang sekali, tapi saat musik mulai berbunyi dan melihat teman-teman menyemangati, rasanya senang sekali bisa menampilkan yang terbaik,” ujarnya sembari tersenyum.

Ujian praktik seni tari ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai keberhasilan siswa dalam menuntaskan salah satu syarat kelulusan dengan cara yang indah dan berkesan.
Penulis : Heru Priyono, S.Pd.
Nara Sumber : Wiwik Sarwo Asih, Guru Mata Pelajaran Seni Tari SMP Negeri 3 Ngaglik
