Menuju Sekolah Hijau Nasional, SMPN 3 Ngaglik Ikuti Pembinaan Adiwiyata dari DLH Sleman

SLEMAN – SMP Negeri 3 Ngaglik terus memantapkan langkahnya menuju predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Sebagai bentuk persiapan matang, perwakilan tim Adiwiyata SMPN 3 Ngaglik menghadiri agenda Pembinaan Adiwiyata Nasional yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman pada Kamis (21/5/2026).

Kegiatan pembinaan ini berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sleman. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pendidik dan komite sekolah yang masuk dalam nominasi maju ke tingkat nasional tahun ini.

Kepala SMPN 3 Ngaglik Kristina Eniwati, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan momentum krusial bagi sekolah untuk menyelaraskan program pelestarian lingkungan yang selama ini sudah berjalan di sekolah agar sesuai dengan standar nasional.

“Kami berkomitmen penuh untuk membawa SMPN 3 Ngaglik tidak hanya meraih penghargaan, tetapi benar-benar menanamkan karakter peduli lingkungan (eco-literacy) pada seluruh warga sekolah. Pembinaan dari DLH Sleman ini memberikan kami peta jalan yang jelas mengenai apa saja yang perlu disempurnakan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dalam sesi pembinaan tersebut, DLH Kabupaten Sleman memberikan pendampingan intensif terkait dua aspek utama, yaitu:

  1. Gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah): Menyusun integrasi aspek lingkungan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) serta aksi nyata warga sekolah.
  2. Standardisasi Dokumen: Penyusunan dokumen kelengkapan administrasi dan bukti fisik (portofolio) melalui aplikasi SIDIA yang akan dinilai oleh Tim Adiwiyata Nasional.

Pihak DLH Sleman juga menekankan pentingnya inovasi sekolah dalam pengelolaan sampah, konservasi air, hemat energi, serta penghijauan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.

Dengan adanya pembinaan ini, Tim Adiwiyata SMPN 3 Ngaglik optimistis dapat memenuhi seluruh kriteria penilaian. Harapannya, semangat melestarikan lingkungan ini tidak hanya berhenti pada kompetisi, melainkan menjadi budaya dan gaya hidup sehari-hari bagi seluruh siswa dan guru SMPN 3 Ngaglik. Penulis : Heru Priyono Waka Humas smpn3ngagklik

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post