Semarakkan Festival Film Sekolah 2026, Siswa Gelar Bazar Kuliner Sehat Bebas Pengawet

SLEMAN– Suasana ceria dan aroma menggoda menyelimuti area halaman sekolah hari ini. Guna menyemarakkan gelaran akbar Festival Film Sekolah (FFS) 2026, para siswa menumpahkan kreativitasnya tidak hanya lewat layar lebar, tetapi juga melalui cita rasa dalam acara Bazar Kuliner Tradisional dan Modern.

Bazar yang berlangsung meriah ini diikuti oleh 8 stan kuliner yang dikelola langsung oleh kolaborasi kompak siswa-siswi kelas 7 (A, B, C, D) dan kelas 8 (A, B, C, D).

Ada yang istimewa dari gelaran bazar tahun ini. Seluruh stan diwajibkan menyajikan aneka jajanan yang 100% bebas dari bahan pengawet. Langkah ini diambil pihak sekolah untuk mengedukasi para siswa mengenai pentingnya gaya hidup sehat sejak dini.

Masing-masing kelas unjuk gigi dengan menu andalan mereka:

  • Kelas 7A & 7B: Menyajikan jajaran takjil dan kue tradisional seperti kelepon dan risol mayo buatan sendiri (homemade).
  • Kelas 7C & 7D: Menyegarkan suasana dengan aneka minuman buah segar dan puding sutra tanpa pemanis buatan.
  • Kelas 8A & 8B: Mengusung tema street food sehat, mulai dari sate buah hingga cilok bumbu kacang alami.
  • Kelas 8C & 8D: Menghadirkan menu Mie ayam dengan variasi menggunakan sayur bayam dijadikan pewarna makanan sehingga mie dimodifikasi berwarna hijau yang lebih sehat tanpa pengawet dan pewarna makanan, ayam dan bumbu mie  dibuat dengan racikan bumbu kekinian, juga menghadirkan menu Es jeruk dengan paduan jeruk buah berkualitas, membuat  pembeli merasa puas di stand kelas 8D

“Kami sengaja memilih bahan-bahan segar yang dibeli langsung dari pasar pagi ini. Memang proses masaknya jadi lebih menantang, tapi kami senang karena jajanan kami terjamin sehat dan habis terjual!” ujar ketua panitia bazar dari perwakilan kelas 8.

Kepala Sekolah Kristina Eniwati, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas antusiasme para siswa. Menurutnya, bazar kuliner ini menjadi pendukung yang sempurna bagi para pengunjung dan bapak ibu guru karyawan yang datang untuk menikmati pemutaran karya film pendek para siswa.

“Bazar ini bukan cuma pelengkap, tapi bagian dari pembelajaran wirausaha. Ditambah lagi dengan konsep bebas pengawet, anak-anak belajar bertanggung jawab terhadap kesehatan konsumennya. Sambil nonton film karya temannya, mereka bisa menikmati camilan sehat,” ungkap Kepala Sekolah dalam sambutannya.

Acara Festival Film dan Bazar Kuliner Sekolah 2026 ini sukses memadukan apresiasi seni visual dan wisata kuliner sehat. Kemeriahan ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi tahunan yang mengasah bakat non-akademik siswa secara menyeluruh. Penulis : Heru Priyono, S.Pd. Waka Humas SMP Negeri 3 Ngaglik

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post